Hotel Nikko Jakarta, 19 Maret 2009
Simposium sosialisasi bertajuk Penelitian Lingkungan dan Kerjasama oleh Pakar Pencegahan Polusi Jepang -Menuju Kelangsungan Lingkungan Hidup yang Tenteram di Masa Depan- di Hotel Nikko Jakarta yang diadakan hari Kamis, 19 Maret 2009, diselenggarakan oleh Departemen Lingkungan Hidup Jepang bekerja sama dengan Kementrian Lingkungan Hidup Indonesia dan Japan International Cooperation Agency (JICA). Tujuan diselenggarakannya kegiatan tersebut adalah dalam rangka pengumpulan data-data mengenai keadaan lingkungan di Indonesia, tukar menukar pendapat antara Indonesia dan Jepang untuk melakukan pertukaran ahli bidang lingkungan dan penentuan kerangka kerja sama yang tepat dari pemerintah Jepang untuk Indonesia baik SDM, fasilitas/ alat-alat, maupun program kegiatan.
Dalam ceramahnya, Mr.Hirofumi Aizawa dari Departemen Lingkungan Hidup Jepang berharap dapat menekan laju perkembangan Baby Boomer di Jepang dengan cara mengirimkan tenaga ahli expert yang sudah selesai masa tugasnya (pensiunan) untuk membantu di Indonesia. Sementara itu, Drs.Sudarijono, Deputi MENLH Bidang Sarana Teknis dan Peningkatan Kapasitas mengharapkan pemerintah Jepang dapat menyediakan expert disertai dengan program kerja di bidang pengendalian pencemaran untuk Indonesia sehingga para ahli dari Jepang dapat bekerjasama dengan para ahli di Indonesia.
Dalam simposium tersebut, selain dua ceramah utama juga dilakukan diskusi panel yang diisi empat (4) panelis dari Jepang dan dua (2) panelis dari Indonesia. Salah satu narasumber dalam diskusi panel adalah Bpk. Dr.Ir.Setiawan Wangsaatmaja,Dipl.SE,M.Eng selaku Kepala BPLHD Provinsi Jawa Barat. Beliau mensosialisasikan salah satu kegiatan BPLHD Jabar yaitu EPCM (Environmental Pollution Control Manager) yang merupakan program kerjasama dengan Jepang (JETRO). Dalam paparannya beliau mengungkapkan keberhasilan pelaksanaan program EPCM air yang telah dilaksanakan sejak tahun 2005 dan progres serta tindak lanjut berupa EPCM udara dan B3 yang masih dalam proses pembentukan.Kesimpulan dan Harapan
Simposium sosialisasi Penelitian Lingkungan dan Kerjasama oleh Pakar Pencegahan Polusi Jepang ini menghasilkan beberapa kesimpulan dan harapan yang dipaparkan oleh semua panelis dan peserta serta undangan yang hadir. Diantaranya adalah Ibu Halimah selaku Kepala Pusarpedal KLH yang dalam diskusi panel memaparkan mengenai kegiatan inventarisasi pencemaran di Sungai Deli Sumatra Utara yang bekerja sama dengan Jepang. Beliau mengharapkan proyek tersebut dapat berjalan meskipun tanpa pendampingan tenaga expert dari Jepang. Selain itu, beliau juga berharap usaha peningkatan kualitas lingkungan yang diiringi penyusunan guideline mengenai operasional dan maintenance serta dilaksanakan secara kontinu.
Sementara itu, Bapak Setiawan mengharapkan agar pemerintah Jepang dapat membantu dalam penyusunan mekanisme yang mencakup pembentukan regulasi sampai pengimplementasiannya. Harapan lain juga disampaikan oleh Dr.Kozo Ishida dari Japan Environmental Technology Association (Jeta) yaitu mendukung penyediaan teknologi, pelatihan, seminar serta usaha maintenance yang dibutuhkan untuk Indonesia.
Kesimpulan dipaparkan oleh Mr. Hirofumi Aizawa di akhir acara diskusi bebas. Beliau menekankan perlunya kerjasama baik antara pihak Indonesia dan Jepang maupun antara sektor-sektor terkait di Indonesia. Selain itu yang menjadi sorotan utama adalah dalam setiap proyek yang nantinya akan dilaksanakan diharapkan terdapat kesinambungan dan pengembangan secara horizontal. Jika dalam industri maka berkembang ke sektor lain, sedangkan dalam suatu pemda, maka proyek yang sama diharapkan dapat dilakukan di Pemda lainnya di seluruh Indonesia.(Nova/Poppy)














Anda ingin download logo Prov. Jabar.