08. Terbatasnya Sarana dan Prasarana Pemantauan Lingkungan (termasuk laboratorium lingkungan) serta sistem informasi lingkungan.
Untuk mendukung pengelolaan lingkungan hidup diperlukan keterlibatan semua pihak yang terkait, oleh karena itu diperlukan data-data hasil pemantauan untuk membantu dalam menentukan arah pengelolaan lingkungan di masa datang serta media untuk menyampaikan informasi agar dapat dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil langkah-langkah kebijakan yang selama ini belum dilakukan secara optimal. Informasi juga diperlukan untuk merangsang tanggung jawab dan peran serta semua lapisan masyarakat. Data permasalahan lingkungan yang digunakan sebagai data perencanaan suatu kebijakan pengelolaan lingkungan haruslah data yang akurat dan dapat dipercaya. Karena masalah lingkungan merupakan masalah keruangan maka perlu didukung oleh data tabular (deskriptis) dan data spasial (peta).
Dukungan laboratorium yang kompeten, yang mampu menghasilkan data analisis yang baik, benar dan dapat dipercaya dalam pengelolaan lingkungan adalah mutlak penting. Permalahan yang terjadi adalah masih terdapatnya kegiatan analisis kualitas lingkungan yang berkaitan dengan pemantauan/pengelolaan lingkungan, misalnya Prokasih, pengumpulan data untuk laporan NKLD,analisis rona lingkungan kualitas air dan udara berbagai studi Amdal, dilakukan oleh berbagai laboratorium yang tidak jelas kompetensinya.














Anda ingin download logo Prov. Jabar.