CHANGE COLOR
  • Default color
  • Brown color
  • Green color
  • Blue color
  • Red color
CHANGE LAYOUT
  • leftlayout
  • rightlayout
SET FONT SIZE
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Customise your homepage

Green & Smile Office - BPLHD - Propinsi Jawa Barat

Pengendalian Pencemaran Air

E-mail Print PDF

BPLHD pada tahun 2008 menangani 480 laporan dari 65 kegiatan industri di Jawa Barat.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 82 Tahun 2001 mengenai Pengelolaan Kualitas Air dan Pengendalian Pencemaran Air  bahwa Pemerintah Provinsi mengkoordinasikan pengelolaan kualitas air  dan melakukan pengendalian pencemaran air pada sumber air yang lintas Kabupaten/Kota. Oleh karena itu dalam pengelolaan dan pengendalian pencemaran air  pada sumber air yang lintas kab/kota diperlukan adanya koordinasi dengan kab/kota serta kerjasama dengan berbagai sektor terkait lainnya.

Koordinasi dan Fasilitasi Pengendalian Pencemaran Air dengan kab/Kota serta stake holder terkait dilakukan untuk merumuskan suatu langkah/strategi dalam upaya pengelolaan kualitas air dan pengendalian pencemaran air serta untuk mensosialisasikan kegiatan/program pengendalian pencemaran air yang sudah dan sedang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi maupun oleh Kab/kota, serta rencana program kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun berikutnya.

Pencemaran air sungai disebabkan oleh banyaknya air limbah yang masuk ke dalam  sungai yang berasal dari berbagai sumber pencemaran yaitu dari limbah industri, domestik, rumah sakit, peternakan, pertanian dan sebagainya.  Dalam rangka pengendalian pencemaran air sungai, diperlukan  Pemantauan  dan Evaluasi kualitas air sungai lintas  di Jawa Barat dilaksanakan di 7 DAS yaitu Sungai Ciliwung, Cisadane, Citarum, Cileungsi/Kali Bekasi, Cilamaya, Cimanuk yang bertujuan untuk mengetahui status mutu kualitas air sungai  tersebut. Untuk tahun anggaran 2009 dilakukan penambahan 5 (lima) titik pantau  yaitu 2 (dua) titik pantau pada aliran sungai Cilamaya, 2 (dua) titik pantau pada aliran sungai Cimanuk dan 1 (satu) titik pantau pada aliran sungai Cileungsi/Kali Bekasi. Penambahan jumlah titik pantau ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang lebih lengkap dan akurat mengenai kondisi air sungai tersebut.

Sesuai dengan amanat PP 82 tahun 2001 bahwa Penetapan kelas air pada sumber air yang berada dalam dua atau lebih wilayah Kabupaten/Kota dapat diatur dengan Peraturan Daerah Provinsi. Pada tahun 2006 BPLHD provinsi Jawa Barat telah menyusun naskah akademik Baku Mutu Air sungai Citarum dan pada tahun anggaran 2009 BPLHD Provinsi Jawa Barat melakukan kajian Naskah Akademik Kelas Air dan Baku Mutu Air Sungai Cilamaya, Cileungsi/Kali Bekasi dan Cimanuk. Berdasarkan hasil kajian tersebut pada tahun selanjutnya akan dibuat  Perda Penetapan Kelas Air Sungai Cilamaya, Cileungsi/Kali Bekasi dan Cimanuk dan Perda  Baku Mutu Air Sungai Citarum. Disamping itu juga diperlukan suatu Peraturan Gubernur mengenai koordinasi dan sinergitas/kesepakatan antara BPLHD provinsi Jawa Barat dan Kabupaten/Kota mengenai lokasi titik pantau pada DAS prioritas di Jawa Barat, sehingga pada tahun 2009 BPLHD Provinsi Jawa Barat memulai dengan menyusun rancangan peraturan Gubernur mengenai sinergitas pemantauan kualitas air sungai Citarum dan Cilamaya serta  rancangan peraturan gubernur tentang baku mutu air limbah industri tekstil.          


No

Kab/ Kota

Jlm Industri yang Melaporkan (Industri)

Jlm Laporan Memenuhi BM (Laporan)

Jlm Laporan Tidak Memenuhi BM (Laporan)

 

 

 Jan - Juni

Juli- Des

Total

 Jan - Juni

Juli- Des

Total

 Jan - Juni

Juli- Des

Total

1

Kab Karawang

3

4

5

17

11

28

1

1

2

2

Kab Bekasi

10

11

14

49

64

113

9

19

28

3

Kab Bandung

7

6

8

26

22

48

4

3

7

4

Kab. Purwakarta

3

3

4

8

10

18

1

3

4

5

Kab Sumedang

4

5

5

16

23

39

5

2

7

6

Kab Subang

3

4

5

17

17

34

0

1

1

7

Kab Bogor

0

1

1

0

2

2

0

0

0

8

Kab Indramayu

0

1

1

0

0

0

0

1

1

9

Kota Bandung

8

10

10

40

40

80

2

2

4

10

Kota Cimahi

3

4

4

5

11

16

4

4

8

11

Kota Bekasi

1

2

2

2

2

4

0

2

2

12

Kota Majalengka

2

1

2

1

1

2

1

0

1

13

Kab Bandung Barat

2

2

2

12

9

21

0

0

0

14

Kota Depok

1

2

2

1

3

4

3

3

6

Total

 

 

65

 

 

409

 

 

71

Hasil resume pemantauan self monitoring menunjukkan bahwa dari 480 laporan yang masuk, terdapat 71 laporan yang menggambarkan kondisi pengolahan yang tidak memenuhi baku mutu limbah cair. Hal ini merupakan kondisi yang memungkin adanya penanganan lebih lanjut melalui pembinaan.

                            

 

                       

Tingkat penaatan terhadap peraturan tentang pelaporan hasil pemantauan, berikut ini daftar nama kegiatan industri yang mengirimkan laporan  :

 

No

Kab/ Kota

Nama Industri

1

Kab Karawang

PT. Bukit Murya Jaya

2

PT. Pindo Deli I

3

PT. Pindo Deli II

4

PT. Indocitra Widhitama Industries

5

PT. Sampoerna Tbk

6

Kab Bekasi

PT. Kertas Bekasi Teguh

7

PT. EJIP

8

PT. Kao Indonesia Chemicals

9

PT. Pabrik Kertas Noreee Indonesia

10

PT. Swasthi Parama Mulya

11

PT. YKK Zipco Ind. I

12

PT. YKK Zipper Indonesia

13

PT. NGK Ceramics Indonesia

14

PT. Sanyo Electronics Indonesia

15

PT. Plasticolors Eka Perkasa

16

PT. Toshiba Consumer Products Indonesia

17

PT. Arbe Chemindo

18

PT.  Megalopolis Manunggal

19

PT. Sumi Asih

20

Kab Bandung

PT. Adetex AF I & II

21

PT. Cita Bahana Inti Persada

22

PT. Himalaya Tunas Texindo

23

PT. KTSM

24

PT. KAHATEX

25

PT. Unggul Bukit Kencana

26

PT. Polyfin Canggih

27

PT.Indorama Synthetics

28

Kab Purwakarta

PT. Indo Bharat Rayon

29

PT.Indorama Synthetics (Div Polimer)

30

PT. Sanfu

31

PT. Texfibre Indonesia

32

Kab Sumedang

PT. Adira Semesta Industri

33

PT. Kahatex II

34

PT. Kewalram Indonesia

35

PT. Sunsilon Utama

36

PT. Wiska

37

Kab Subang

PT. Ado Internasional

38

PT. Anugrah Setia Lestari

39

PT. PG. Rajawali Unit II

40

PT. Sinkona Indonesia Lestari

41

PT. Tirta Investama

42

Kab Bogor

PT. Simultan Intina Indonesia

43

Kab Indramayu

PT. Pertamina

44

Kota Bandung

PT. Bintang Agung

45

PT. Bio Farma Persero

46

PT. BSSM

47

PT. Daliatex Kusuma

48

PT. Grandtex

49

PT. Goodrich Pindad A. S

50

PT. Kimia Farma

51

PT. Omedata Electronics

52

PT. Tanabe Indonesia

53

PT. Pindad

54

Kota Cimahi

PT. Bratatex

55

PT. Kahatex I

56

PT. Sinar Makin Mulya

57

PT. Longsun Indonesia

58

Kota Bekasi

PT. Hyundai Indonesia Motor

59

PT. Arnott’s Indonesia

60

Kota Majalengka

PT. PG. Rajawali II Unit PG. Jatitujuh

61

Rumah Sakit Umum

62

Kab Bandung Barat

PT. Ultra Jaya Milk Industry & Trading

63

PT. Ateja Multi Industri

64

Kota Depok

PT. YKK Zipper Indonesia

65

PT. Cognis Indonesia

 

Grafik berikut ini menampilkan distribusi penaatan pelaporan kegiatan pemantuan kualitas air dari kegiatan industri, berdasarkan lokasi kabupaten dan kota dimana kegiatan tersebut dilaksanakan.

    

 

 

Publikasi

BALAIKLIRING 2009   Portal Balaikliring Keanekaragaman Hayati Jabar
JARLAB 2008    Portal Jaringan Laboratorium Jawa Barat  2008
EPCM PORTAL   Website Resmi Environmental Pollution Control Manager (EPCM) Jabar 

Polls

Bagaimanakah penilaian anda terhadap user interface web BPLHD Jawa barat ini?
 

Quotes

Thank God men cannot fly, and lay waste the sky as well as the earth. 

~Henry David Thoreau

Fakta Lingkungan

OCEAN PLANET" MARINE LIFE FACTS

  • The oceans contain 99 percent of the living space on the planet.
  • Oils from the orange roughy, Hoplostethus atlanticus, a deep-sea fish from New Zealand, are used in making shampoo.
Baca Selanjutnya...

Dapatkan Logo Prov Jabar

Anda ingin download logo Prov. Jabar. Download segera!