CHANGE COLOR
  • Default color
  • Brown color
  • Green color
  • Blue color
  • Red color
CHANGE LAYOUT
  • leftlayout
  • rightlayout
SET FONT SIZE
  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
Customise your homepage

Green & Smile Office - BPLHD - Propinsi Jawa Barat

Home Bidang Konservasi Subid Konservasi & Pemulihan Permasalahan Tata ruang dan desakan terhadap Keanekaragaman Hayati Jawa Barat

Permasalahan Tata ruang dan desakan terhadap Keanekaragaman Hayati Jawa Barat

E-mail Print PDF
Perubahan tata guna lahan dan kerusakan lingkungan di Jawa Barat juga berpengaruh terhadap berkurangnya wilayah hidup keanekaragaman hayati sehingga berimplikasi negatif pada kuanti tas dan kualitas keanekaragaman hayati Jawa Barat.
 
Badan konservasi dunia IUCN pada tahun 2008 mencatat bahwa 5 jenis mamalia, 7 jenis burung dan 8 jenis amfibi reptil di Jawa Barat terancam kepunahan. Salah satu satwa/ hewan endemik Jawa Barat yang terancam punah adalah kura-kura Belawa.
 
 
Keberadaan kura-kura Belawa yaitu di Desa Belawa Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon dengan populasi kura-kura ini berjumlah 100 ekor dengan usia kura-kura tertua berumur 120 tahun. Satu diantara faktor yang mempengaruhi populasi satwa ini adalah kualitas air sungai yang menjadi habitatnya. Saat ini sedang diupayakan untuk membudidayakan satwa ini sehingga diharapkan populasinya terus bertambah.
 
 
Upaya lain dalam pelestarian satwa dan tumbuhan di Jawa Barat yaitu pelepas liaran 5 ekor Owa Jawa hasil sitaan dari pedagang liar ke habitat alaminya di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango pada bulan Oktober 2009. Salah satu upaya untuk meningkatkan pengelolaan keanekaragaman hayati adalah dengan penguatan informasi  melalui sharing informasi dalam suatu jaringan internet yang dinamakan potal Balai Kliring Kehati. Diharapkan balai kliring ini dapat menjadi media pertukaran informasi dan pengembangan kerjasama.

Selain wilayah pegunungan, Jawa Barat memiliki 2 (dua) kawasan pesisir dan laut yaitu pesisir utara dan pesisir selatan  Jawa  Barat. Karakteristik wilayah pesisir pantura Jawa Barat merupakan daerah landai dan berlumpur serta banyak bermuara  sungai dari wilayah tengah sehingga mangrove cocok untuk tumbuh di wilayah ini. Adapun pesisir pansela merupakan daerah bertebing dan berpasir sehingga sedikit sekali ditemukan mangrove di wilayah ini kecuali disekitar muara sungai.
 
Kerusakan  hutan mangrove ini secara umum dikarenakan alih fungsi lahan terutama menjadi areal tambak, dan ada  persepsi yang keliru  dimana keberadaan mangrove mengganggu budidaya perikanan tambak, padahal ekosistem mangrove merupakan benteng alami laut. Salah satu upaya yang telah dilakukan untuk pelestarian dan pengembangan mangrove di Indramayu adalah membangun laboratorium alam mangrove di Kecamatan Losarang. Pelestarian dan pengembangan ekosistem mangrove ke depan diharapkan  lebih terarah dan terpadu lagi mengingat telah terbentuk Kelompok Kerja Mangrove Daerah Jawa Barat dengan dasar peraturan Gubernur Jawa Barat.
 
 
 

 
Permasalahan kerusakan pesisir laut utara Jawa Barat belum dapat terselesaikan dengan baik. Laju kerusakan relatif lebih cepat daripada upaya penanganannya. Kawasan wisata pantai Pondok Bali merupakan salah satu contoh laju kerusakan lingkungan yang lebih cepat daripada upaya penanganannya. Pada gambar dibawah ini terlihat bahwa penggerusan tepi pantai  di kawasan wisata pantai pondok Bali menyebabkan daratan pantai semakin berkurang di wilayah tersebut.
 
Semakin lama  kemungkinan kawasan wisata ini akan tenggelam sebagaimana salah satu kawasan wisata di Juntinyuat Kabupaten Indramayu apabila tidak ditangani secara dini. Selain faktor alamiah, terdapat beberapa penyebab kemungkinan tingginya laju abrasi   dikawasan wisata tersebut. Salah satu pemicu tingginya laju abrasi di kawasan tersebut dimungkinkan karena luasan mangrove  yang ada disekitarnya jauh berkurang. Hasil monitoring BPLHD pada tahun 2008 dan 2009 menunjukkan luasan mangrove sekitar  kawasn wisata telah berkurang yang salah satunya dikarenakan terjadi penebangan mangrove untuk dijadikan bahan bakar.
 
 

Publikasi

BALAIKLIRING 2009   Portal Balaikliring Keanekaragaman Hayati Jabar
JARLAB 2008    Portal Jaringan Laboratorium Jawa Barat  2008
EPCM PORTAL   Website Resmi Environmental Pollution Control Manager (EPCM) Jabar 

Polls

Apakah anda mengenal BPLHD Prov. Jawa Barat?
 

Quotes

Thank God men cannot fly, and lay waste the sky as well as the earth. 

~Henry David Thoreau

Fakta Lingkungan

OCEAN PLANET" MARINE LIFE FACTS

  • The oceans contain 99 percent of the living space on the planet.
  • Oils from the orange roughy, Hoplostethus atlanticus, a deep-sea fish from New Zealand, are used in making shampoo.
Baca Selanjutnya...

Dapatkan Logo Prov Jabar

Anda ingin download logo Prov. Jabar. Download segera!